ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Finishing Pembangunan Padepokan Akmaliyyah, Tanda Akan Dimulainya Bai’at Thoriqoh Akmaliyyah
10 Desember 2024 09:04
Percepatan pembangunan Padepokan Akmaliyyah terus dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas sebelum dimulainya Bai'at Thoriqoh Akmaliyyah dalam waktu dekat. Proyek ini dimulai sejak Sabtu, (30/11/24) lalu.

Taufiqurrochman, salah satu anggota Tim Percepatan menjelaskan bahwa meskipun bangunan inti dan tempat untuk bai'at telah selesai, beberapa fasilitas pendamping masih membutuhkan penyempurnaan. "Target penyelesaian pada Kamis (12/12/24) mendatang, mencakup penyempurnaan taman, jalan paving, tempat wudhu, sarana air, dan kelistrikan,” ujar Taufiqurrochman.

Sementara itu, Zainun, juga anggota Tim Percepatan, menambahkan bahwa progres ruangan dalam sudah 100% selesai. Sementara ruangan luar kurang 10% lagi selesai termasuk pemasangan paving dari bawah ke atas, perbaikan gazebo untuk peserta, serta penyesuaian plafon vila untuk tempat istirahat hampir selesai dilakukan. “Untuk ruangan dalam, alchamdulillah sudah 100% selesai. Alchamdulillah tidak ada kendala yang berarti", jelasnya.
Pembangunan Padepokan Akmaliyyah melibatkan relawan dari berbagai pihak, termasuk murid-murid Al-Isti'daadu lil Maqooshidil Qur-aanil Mubin (IMQ) dan Maqooshidul Qur-aanil Mubiin (MQ), juga OPSHID Zona 1 dan Zona 2. Relawan ini terbagi dalam dua tim yakni untuk percepatan Majid Raya Fatchan Mubiina dan percepatan Padepokan Akmaliyyah. Total sekitar 25 relawan aktif terlibat dalam proyek percepatan Padepokan Akmaliyyah ini.
“Para murid IMQ dan MQ menunjukkan kemampuan multitalenta dalam praktik lapangan. Mereka dengan cepat memahami dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan teknis, meskipun awalnya belum memiliki pengalaman langsung,” ujar Zainun.
Adapun pendanaan proyek mencapai angka 1 miliar rupiah bersumber dari iuran para Wali Talqin Shiddiqiyyah, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari, serta dukungan dari Ibu Dzurrotul Mahsunnah dan Bapak M. Subchi Azzal Tsani.
Taufiqurrochman menuturkan bahwa dengan adanya kolaborasi erat antara tim percepatan masjid dan padepokan, serta komunikasi yang terjalin antara OPSHID zona 1 dan zona 2 menambah optimisme bahwa semua fasilitas akan selesai tepat waktu. (OPSHID MEDIA)
- Berkali-kali Didata, Tak Kunjung Nyata, Ahmad Kini Miliki Rumah Gratis dari Shiddiqiyyah
- Yatim Piatu di Bogor Menanti Masa Depan di Rumah yang Hampir Roboh
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya