ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Syukuri Hari Pahlawan, PCTA-Indonesia Bagikan Rumah Gratis, Santunan Veteran dan Adakan Seminar Kebangsaan
11 November 2024 10:30

Adapun pada sesi kedua ialah Seminar Kebangsaan, mengulas beberapa hal sebagai berikut:
- Kembali ke Jatidiri
- Bung Karno Lahir di Jombang
- JASMERAH: Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah
- Mengenal Organisasi PCTA-Indonesia dan Makna Jatidiri Menurut Sang Pemrakarsa PCTA-Indonesia

Menariknya, Seminar Kebangsaan ini dihadiri oleh siswa dan Mahasiswa dari berbagai Sekolah Menengah Atas dan Universitas di wilayah Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan sekitarnya. Juga dihadiri komunitas/organisasi masyarakat keagamaan seperti Jemaat Ahmadiyah Kediri, Pemuda Katolik Surabaya, dan banyak lainnya.
Adapun pembicara dalam Seminar Kebangsaan ini disampaikan oleh:
- Sejarawan Senoir, Prof. Dr. Anhar Gonggong.
- Dosen FIB UNAIR Dr. Sanusi M.A.
- Ketua Dep. Pendidikan PCTA-Indonesia R.M Kushartono S.E.
- Jurnalis dan Tim TACB Jombang, Arif Yulianto, S.P.
- Perwakilan PCTA-Indonesia Prof. Dr. Ir. Tries Edy Wahyono, M.M.
Antusiasme peserta seminar makin terlihat ketika sesi tanya jawab dibuka. Peserta seminarpun mengakui banyak hal baru yang diterima serta membuat mereka tertarik kembali mempelajari sejarah.
“Dari seminar ini mengulas kembali sejarah terdahulu, yang bahkan aku sendiri mulai lupa. Jadi kedepannya aku mau lebih banyak lagi ikut seminar kayak gini", terang Monica, Mahasiswa Universitas Hang Tuah Surabaya.
Bangsa tanpa sejarah adalah bangsa tanpa identitas. Bagaimana mungkin kita kembali ke Jatidiri Bangsa jika sejarahnya saja dilupakan. Jangankan merdeka, bangsa yang meninggalkan sejarah akan menjadi bangsa yang mati. Kalau bukan kita sebagai generasi masa kini siapa lagi yang akan mengingat dan mensyukuri perjuangan pergerakan pahlawan selama ratusan tahun lamanya?
Seperti yang disampaikan Prof. Dr. Anhar Gonggong pada penutup acara bahwa kemerdekaan Bangsa Indonesia lah yang membawa kita hidup merdeka seperti saat ini. Maka, pelajari sejarah untuk kehidupan masa kini dan akan datang. (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan