ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Pembongkaran Rumah: Langkah Pertama Menjelang Peletakan Batu Syukur
08 September 2024 20:30

Dalam rangka mensyukuri Sumpah Pemuda dan lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya ke-96, baru-baru ini, Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) satu persatu lakukam pembongkaran rumah, langkah pertama dari program rumah syukur yang direncanakan akan selesai Oktober mendatang.
Pembongkaran Rumah dilakukan bergotong royong, yang diikuti oleh berbagai pihak, baik dari anggota OPSHID sendiri maupun dari masyarakat setempat yang mendukung adanya program ini.
Mengambil contoh pembongkaran di Dsn. Pleman - Kabuh, tampak wujud cinta tanah air dan semangat gorong royong.

Sembari menunggu momentum peletakan batu syukur yang akan dilakukan serentak, para relawan pembangunan mulai mendatangkan material untuk mempersingkat waktu pembangunan.
"Sambil nunggu peletakan batu syukur, kami mendatangkan material yang belum ada, seperti batu kumbung, batako, semen, pasir, kayu. Juga ngeram besi, ngecat genteng, dan lainnya supaya mempercepat saat tengah proses" ucap Sulis selaku penanggung jawab pembangunan Rumah Syukur Dsn. Pleman, Kabuh.
Berbagai reaksi dan perasaan bercampur aduk dalam satu momen ini, yang muda tetap semangat, yang tua tak mau kalah semangat. Maka lantangkanlah; untuk memperjuangkan mudamu sebelum datang tuamu, Untuk Indonesia Raya (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan