ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Bangun Rumah Beserta Kos-Kosan Penambah Rezeki
03 November 2024 19:00
Setelah hasil musyawarah disepakati, akhirnya OPSHID Gunung Kidul membangun rumah beserta 3 kamar kos-kosan untuk Setyo. Hal ini sebagai contoh bahwa kepedulian OPSHID kepada penerima tidak hanya sebatas pada keadaan rumah, namun juga memikirkan ekonomi para penerima. Sesederhana bagaiamana makan sehari-hari penerima setelah dibangunkan rumah? Bagaimana nanti biaya untu bayar listrik rumah?.

Membangun rumah beserta 3 kamar kos-kosan tentu menghabiskan uang yang tidak sedikit, jika dijumlah seluruh pengeluaran menghabiskan sekitar 200juta, “Ternyata betul, biayanya hampir mencapai 2 rumah. Dananya membengkak, jika ditotal biaya keseluruhan sekitar 200juta tapi temen-temen semangat dan tetap kompak”, terang Aziz.
Total dana yang tak sedikit itu dikumpulkan OPSHID atas dasar gotong royong. Seluruh anggota OPSHID ikut berjuang mulai dari tenaga, fikiran, serta materi. Bahkan ada sekitar 5/6 orang anggota OPSHID yang memang keahliannya bukan di pembangunan, namun mereka mendukung lewat dana, bahkan ada yang satu orang di angka 30 juta.
Menurut penuturan Azis semangat tersebut tumbuh lantaran jiwa-jiwa OPSHID betul-betul mempraktikan Yadullohi 'Alal Jamaa'ah (pertolongan Alloh di atas para jama'ahnya - red) seperti yang diajarkan oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, "Pertemuan tiap malam jum’at, dimana pada kesempatan itu kami betul-betul saling mengingatkan dan meningkatkan Yadullohi 'Alal Jamaa'ah. Sehingga semangat bersama itu muncul, karena kekuatan Yadullohi 'Alal Jamaa'ah itu penting dan bisa menurunkan Berkat Rochmat Alloh. karena Berkat Rochmat Alloh tidak akan turun kalau hanya pada individu tapi dengan berjama'ah insyaAlloh akan diberi limpahan Berkat Rochmat Alloh khususnya lewat wasilah sang guru dan sang maulana. itulah yang menjadi pemicu api semangat kami", terang Azis.
"Dan satu hal lagi, kita tidak akan pernah menemukan cinta sejati sebelum kita memfaktakan arti cinta yang sesungguhnya”, pungkasnya. (OPSHID MEDIA)
- Chrinsesia: Ditinggal Wafat Sang Suami, Rumah Syukur Pertama Menjejak di Tanah Papua
- Surat Terbuka Yang Tidak Dibuka: Catatan Tentang Paket Rahasia Sehat Tentrem
- Suliyastiningsih: Rumah Syukur yang Mengubah Air Mata Menjadi Senyuman di Kaki Gunung Arjuno
- Perjalanan Spiritual Dalam Mencari Makna Di Balik Kretek Sehat Tentrem
- Martono: Buruh Sampah Yang Dapat Rumah Gratis
- Eksperimen Kretek Untuk Penyembuhan - Catatan Pribadi Dokter Hewan Tentang Sehat Tentrem
- Putiah: Puluhan Tahun Jual Jamu Keliling, Baru Kini Rasakan Rumah Yang Layak
- Syukuri Tahun Baru 1448 Hijriyyah di Grobogan, Sang Mursyid Ungkap Hikmah Dibaliknya
- Pilar Syukur Dalam Lima Proyek Khususul Khusus Shiddiqiyyah
- Rumah Jadi Dalam 12 Hari, Ini Rahasia Percepatan Pembangunan di Kudu, Jombang