ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Suparni: Penyakit Menggerogoti Tubuhku, Terobati Dengan Berkah Rumah Syukur
01 Oktober 2024 07:00

“Karena ibu banyak fikiran, kalo ngedrop sedikit mesti langsung ada luka lagi,” ucap Amelia. Sampai pada tahun berikutnya, kedua kaki beliau diamputasi, kaki kiri sampai bagian lutut, dan kaki kanan di 2 jari kaki. Hingga saat ini, Suparni memakai kaki palsu untuk membantunya berjalan.

Dengan keadaan seperti itu, beliau masih mengasuh cucu dari salah satu anaknya, Vika. Dengan timbal balik, Vika mengganti tenaga dan jasa Suparni dengan uang.
Ternyata, cucu yang diasuh Ibu Suparni pun memiliki kekurangan, Amelia menjelaskan situasinya, “Anaknya usia 10 tahun, memiliki kekurangan, gak bisa ngomong sama gak mudengan (tidak mudah faham) kalo diajak ngomong tu gak bisa, trus kalo mau apa apa gak bisa, bisanya diem, mau ke kamar mandi juga gak bisa.”
Selain dari Vika, Suparni, Amelia, dan Marcel masih mendapat bantuan dari Ita, salah satu anaknya yang sudah berkeluarga tinggal dekat dengan rumah. Memang tidak selalu, tetapi keluarga Ita kerap kali memberi Rp100.000 setiap pekan. Lalu bagaimana ketika tidak ada yang membantu? “kalo ga ada, ya apa adanya”, jawab Amelia.
Suatu ketika, Amelia mengaku melihat rumah di samping tempat tinggalnya mendapatkan bantuan dari pemuda-pemudi. “Awal mula saudara-saudari OPSHID mau bangun rumah itu... awalnya yang kena bantuan rumah sebelah,” ujarnya.
Tak lama setelah melihat rumah sebelah didatangi, rumah Suparnipun dikunjungi, terjadilah perbincangan saat itu antara pemuda OPSHID dengan Amelia dan kakaknya.
“Habis ditanya-tanyain, beliau (salah satu pemuda Shiddiqiyyah) masuk rumah, terus keluarga dikumpulkan jadi satu, dikasih tau kalo rumah mau dibedah. Senang dan bersyukur sekali rasanya. Memang yang sempat menghadiri acara ini cuma beberapa anak saja, tapi beberapa saat kemudian juga menjenguk ibu,” terang Amelia.

Terpancar kebahagiaan dari sosok yang kuat itu, Suparni, beliau memberikan kesan dan pesan untuk pemuda-pemudi Shiddiqiyyah yang telah membangunkannya Rumah Syukur, “Terima kasih sudah membantu keluarga kita, semoga OPSHID semakin maju, terima kasih... barokah, saya doakan rezekinya lancar, saya sangat berterima kasih,” tutur Suparni menyampaikan rasa syukur dan harapannya. (OPSHIDMedia)
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon