ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Opini & EsaiUwi Sebagai Sasaran Utama OPSHID Dalam Mewujudkan Ketahanan Pangan
· 5 menit baca
UPAYA OPSHID DALAM MEWUJUDKAN PROGRAM KETAHANAN PANGAN
OPSHID (Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah) telah memulai program ketahanan pangan sejak akhir tahun 2024, program ini bertujuan untuk mencegah terjadinya krisis pangan. Melihat situasi saat ini yang mana pertanian nasional belum sepenuhnya mampu mencukupi kebutuhan pangan masyarakat Indonesia.
Banyak produk yang tersedia di pasar-pasar yang sering kita jumpai, mungkin juga kita konsumsi adalah hasil impor. Selain itu, melihat situasi geopolitik dunia yang semakin memanas dan mengarah pada perang dunia ketiga juga menjadi salah satu alasanan OPSHID bertindak lebih cepat.
Langkah ini bukan respon spontan, melainkan bagian dari pandangan strategis dan visioner jangka panjang yang telah diprediksi sejak lama oleh Dewan Pimpinan Pusat OPSHID.
Dalam program ketahanan pangan ini OPSHID telah melakukan beberapa tindakan, namun yang menjadi fokus utama OPSHID dalam mewujudkan program ketahanan pangan tersebut dengan penanaman masal pohon uwi di berbagai daerah yang sudah ada OPSHIDnya.
Proses penanaman uwi dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) OPSHID, seperti DPD Jakarta yang kini sedang dalam proses pembibitan tanaman uwi. DPC OPSHID Ploso yang sudah mulai penanaman, dan daerah-daerah lainnya juga terus mengikuti gerakan tersebut.
DPP OPSHID sendiri telah menanam uwi di salah satu lahan milik Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah tepatnya di Ds. Puri Semanding Jombang, sebanyak 4000-5000 pohon uwi untuk di budidayakan.
Diketahui, OPSHID memilih tanaman uwi sebagai program ketahanan pangan karena besarnya manfaat uwi jika dikonsumsi, mulai dari dijadikan sebagai bahan makanan hingga bisa dijadikan sebagai obat-obatan.
- Rumah Gratis Mezzanine untuk Ghoni, Guru BTQ Mengabdi Belasan Tahun
- Syekh Mukhtar Mu’thi: Hati dan Amal, 2 Hal Utama Penilaian Alloh
- Minim Biaya, OPSHID Madura Tetap Bangun Rumah Gratis
- Jelang Hari Pahlawan, PCTA Indonesia Bangun Rumah Gratis Untuk Janda di Tuban
- Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda di Pati
- Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: 507 Rumah Gratis, 39 Miliar Rupiah
- Penerima Rumah Gratis OPSHID Tahun 2012 Berhasil Kuliahkan Anaknya
- Dari Toko Material ke Warung, Menelusuri Jejak Ekonomi di Balik Satu Rumah Syukur
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis