Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Nabi Muchammad SAW dan Arti Dari Gelar Rochmatan Lil ‘Alamin

12 September 2024 12:00

Nabi Muchammad SAW dan Arti Dari Gelar Rochmatan Lil ‘Alamin

Peradaban dari kata اَدَبٌ (adab) artinya tata karma. Dalam ajaran Islam yang dibawa oleh Nabi Muchammad SAW mengajarkan tatakrama kepada Alloh, tatakrama kepada diri sendiri, tatakrama kepada sesama bangsa, tatakrama kepada sesama manusia, tatakrama kepada alam, hingga melahirkan apa yang kita sebut sekarang sebagai peradaban.

Sejak kecil, Muchammad dikenal sebagai orang yang berakhlaq mulia. Hingga dewasa menjadi pemimpin bijaksana, kehidupannya dijadikan teladan (Uswatun Hasanah). Di usia 40 tahun, beliau menerima tugas kenabian dan membawa agama Islam.

Syech Muchammad Mukhtarulohil Mujtabaa Mu’thi menyampaikan, “tujuan agama Islam diturunkan kepada manusia, supaya manusia itu tetap di dalam rochmat. Keutusannya Rosululloh SAW adalah merupakan rochmat Alloh yang besar bagi manusia, dan Islam adalah merupakan nikmat Alloh yang sempurna".

Dijelaskan dalam kitab Al Mufrodat bab Huruf Ro’ mengenai maksud dari Rochmat, “sesungguhnya rochmat dari Alloh itu ialah beberapa kenikmatan-kenikmatan dan keutamaan-keutamaan.”

Kita terlahir sebagai manusia adalah sebuah rochmat, dari sekian banyak makhluq ciptaan Alloh Ta’ala, kita ditetapkan sebagai manusia. Dalam Al Qur-an dikatakan manusia sebagai makhluq yang paling mulya, “dan tiadalah aku ciptakan manusia melainkan dalam bentuk yang sebaik-baiknya”, QS At Tin ayat 4.

Dan agama Islam serta rosul utusan-Nya membimbing umat manusia agar selalu di dalam rochmat, di dalam kemuliaannya sebagai manusia.

Penulis: Ainun Nasikhah

Editor: Sa’adatush S.