ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Opini & Esai86 Milyar Untuk Rumah Gratis Sejak 2002
· 2 menit baca · Diperbarui
Sejak 2002, Shiddiqiyyah telah konsisten membangun monumen cinta tanah air di seluruh penjuru Indonesia. Monumen tersebut berbentuk Rumah Syukur yang dibangun gratis untuk masyarakat Indonesia yang berhak dan membutuhkan.
Program Rumah Syukur ini dilakukan setiap tahunnya, atau umumnya 2 kali dalam setahun. Yaitu dalam rangka mensyukuri Kemerdekan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI pada bulan Agustus, dan mensyukuri Hari Sumpah Pemuda pada bulan Oktober. Selain itu juga dalam rangka membantu korban bencana alam, tanpa memandang ras, suku ataupun agama.
Sudah terlaksana sejak tahun 2002, kegiatan pembangunan Rumah Syukur ini berawal dari bantuan bencana banjir di Situbondo yang akhirnya lestari hingga saat ini. Terhitung hingga 2023, telah dibangun 1.890 Rumah Syukur dengan biaya total sebesar Rp 86.981.515.300. Angka tersebut adalah akumulasi dari perkiraan biaya per unit Rumah Syukur yang kurang lebih sebesar Rp 70.000.000 sampai Rp 150.000.000
Disampaikan Bapak Nur Hadi selaku Bendahara DHIBRA Shiddiqiyyah Pusat, ”anggaran dana Rp 70.000.000 sampai Rp 150.000.000 per unit itu perkiraan, kalau dihitung dari awal sampai serah terima bisa segitu. Itu realisasinya bisa jadi kurang atau lebih”, jelas Bapak Nur Hadi.
Dengan total 86 miliar selama 21 tahun (2002-2023), maka rata-rata Shiddiqiyyah menyumbangkan sekitar 4,1 miliar setiap tahunnya.
- Rumah Gratis Mezzanine untuk Ghoni, Guru BTQ Mengabdi Belasan Tahun
- Syekh Mukhtar Mu’thi: Hati dan Amal, 2 Hal Utama Penilaian Alloh
- Minim Biaya, OPSHID Madura Tetap Bangun Rumah Gratis
- Jelang Hari Pahlawan, PCTA Indonesia Bangun Rumah Gratis Untuk Janda di Tuban
- Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda di Pati
- Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: 507 Rumah Gratis, 39 Miliar Rupiah
- Penerima Rumah Gratis OPSHID Tahun 2012 Berhasil Kuliahkan Anaknya
- Dari Toko Material ke Warung, Menelusuri Jejak Ekonomi di Balik Satu Rumah Syukur
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis