ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Mas Bechi: Pada Usia 44 Tahun Telah Menghasilkan Banyak Kemanfaatan
20 Juni 2024 17:00

Bapak M. Subchi Azal Tsani atau akrab disapa Mas Bechi merupakan sosok inspiratif bagi warga Shiddiqiyyah, khususnya bagi Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID). Beliau lahir pada 20 Juni 1980.
Dalam 44 tahun usianya, Mas Bechi telah mencetuskan berbagai gagasan yang kemanfaatannya dipersembahkan untuk kejayaan Indonesia Raya, dengan cara menjadi pelayan keimanan, pelayan kemanusiaan, dan pelayan kealaman.
Mas Bechi adalah putra dari Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi dan Ibu Nyai Shofwatul Ummah. Keduanya merupakan suri tauladan bagi murid Thoriqoh Shiddiqiyyah. Melalui bimbingannya, Shiddiqiyyah berkembang dengan pesat dan bijaksana.
Ribuan jama’ah sudah berbai’at dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah. Dan setiap diadakan pengajian di hari-hari besar Islam dan Shiddiqiyyah, pondok pesantren yang didirikan beliau selalu dipadati warga. Baik dari jama’ah Shiddiqiyyah maupun dari masyarakat umum ingin menyerap berlian ilmu yang disampaikan.
Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Kyai Muchammad Mukhtar Mu’thi juga dikenal sebagai seorang Mujadid. Mujadid sendiri memiliki makna pembaharu, atau mengembalikan sesuatu kepada tempat dan posisi yang seharusnya.
Diantaranya beliau adalah mujadid wawasan kebangsaan. Mengembalikan sejarah yang telah dibelokkan, makna-makna di dalam kebangsaan, nilai-nilai luhur di dalam bangsa, kembali kepada posisi yang seharusnya. Yang di faktakan melalui organisasi yang ada di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah.
Hingga dapat disimpulkan seperti yang sering di sampaikan Ibu Nyai Shofwatul Ummah “Di Shiddiqiyyah tidak hanya diajari wiridan saja, tapi juga ibadah ritual dan juga ibadah sosial”.
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan