ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Opini & EsaiPeran Krusial Dukungan Global Sebagai Kekuatan Kemerdekaan Palestina
· 5 menit baca · Diperbarui
PERAN PENTING PENGAKUAN DUNIA ATAS KEDAULATAN SUATU NEGARA
Berbicara mengenai kedaulatan negara, mari kita kaitkan dengan momen bersejarah Kemerdekaan Bangsa Indonesia, 17 Agustus 1945, dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia, 18 Agustus 1945.
Setelah merdeka, berbagai pihak seperti Belanda, Inggris, dan Jepang masih berupaya mengambil alih kekuasaan di Indonesia. Sehingga Bangsa Indonesia melalukan perlawanan diplomasi, melalui berbagai perundingan pada tahun 1945-1949.
Diplomasi tidak hanya dilakukan antara Indonesia dan Belanda, tapi juga di forum internasional. Untuk menjadi negara yang merdeka dan berdaulat secara penuh, diperlukan legitimasi dari negara lain dalam bentuk pengakuan dan dukungan internasional.
Untuk menjadi negara dalam tatanan kenegaraan yang dihormati dunia, Indonesia harus memenuhi dua unsur pembentuk negara. Pertama, unsur konstitutif terdiri atas wilayah, rakyat, dan pemerintah yang berdaulat. Kedua, unsur deklaratif meliputi pengakuan dari negara lain baik secara de facto (nyata) maupun de jure (hukum).
Adanya pengakuan ini, maka negara lain telah mengakui keberadaan Indonesia sebagai negara baru, sekaligus menerima eksistensinya sebagai masyarakat internasional.
Negara yang mengakui kemerdekaan Indonesia secara de facto pertama kali adalah Mesir, pada 22 Maret 1946. Kemudian disusul oleh negara-negara lain.
Dalam bentuk perlawanan diplomasi, pada 27 Desember 1949 terjadi konferensi meja bundar. Yang mana, peristiwa ini menjadi tonggak pengakuan kedaulatan Belanda kepada Indonesia.
Secara resmi pula kedaulatan Indonesia disahkan dalam resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 86, tepatnya pada 28 desember 1950.
Oleh sebab itu, dukungan internasional sangatlah penting sebagai bentuk pengakuan atas kedaulatan suatu negara. Dan membantu negara tersebut mempertahankan kemerdekaannya.
- Rumah Gratis Mezzanine untuk Ghoni, Guru BTQ Mengabdi Belasan Tahun
- Syekh Mukhtar Mu’thi: Hati dan Amal, 2 Hal Utama Penilaian Alloh
- Minim Biaya, OPSHID Madura Tetap Bangun Rumah Gratis
- Jelang Hari Pahlawan, PCTA Indonesia Bangun Rumah Gratis Untuk Janda di Tuban
- Rumah Gratis untuk Sriyatun, Janda di Pati
- Rumah Syukur OPSHID Dari Masa Ke Masa: 507 Rumah Gratis, 39 Miliar Rupiah
- Penerima Rumah Gratis OPSHID Tahun 2012 Berhasil Kuliahkan Anaknya
- Dari Toko Material ke Warung, Menelusuri Jejak Ekonomi di Balik Satu Rumah Syukur
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis