ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
· 4 menit baca · Diperbarui
Selain penginapan, seluruh fasilitas pendukung termasuk konsumsi juga disediakan secara gratis bagi para tamu, baik yang bermalam di Gedung ORSHID, Kantor JKPHS Pusat, maupun Wisma Cokro Kembang. Para peserta diperkirakan akan berada di lokasi selama kurang lebih tiga hari.
Komunikasi antara kedua pihak juga telah dilakukan sebelum kedatangan rombongan. Beberapa minggu sebelumnya, perwakilan PCNU Cirebon bersama sejumlah pengurus pusat Shiddiqiyyah telah melakukan pertemuan dan sowan kepada Ibu Nyai Shofwatul Ummah. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari koordinasi mengenai kesiapan fasilitas untuk menyambut para peserta.
Dalam tradisi Shiddiqiyyah, penyambutan tersebut juga dikaitkan dengan ajaran untuk memuliakan tamu. Prinsip tersebut antara lain merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW:
قَالَ رَسُوْلُ اللّٰهِ صَلَّى اللّٰهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِااللّٰهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرُ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
(عن ابي هريرة - رواه البخاري ومسلم)
Artinya:
“Barang siapa yang percaya kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah memuliakan tamunya.”
Landasan tersebut menjadi salah satu alasan penyediaan fasilitas bagi para tamu, mulai dari tempat tinggal hingga kebutuhan selama berada di lokasi. Namun, persiapan tersebut juga ditempatkan dalam konteks dukungan terhadap pelaksanaan MUKTAMAR ke-35 NU yang mempertemukan peserta dari berbagai daerah.
MUKTAMAR ke-35 sendiri dijadwalkan berlangsung selama enam hari, mulai 26 hingga 31 Agustus 2026. Dengan jumlah peserta yang besar dan kebutuhan akomodasi yang meningkat, berbagai pihak di sekitar lokasi muktamar turut mengambil peran dalam menyediakan fasilitas pendukung.
Bagi Shiddiqiyyah, keterlibatan tersebut diharapkan dapat membantu sebagian peserta memperoleh tempat beristirahat selama mengikuti agenda MUKTAMAR. Fasilitas yang disediakan juga tidak ditempatkan sebagai penginapan komersial seperti hotel, melainkan sebagai bentuk dukungan terhadap para tamu yang datang mengikuti kegiatan.
Pada akhirnya, persiapan tersebut diarahkan untuk mendukung agar seluruh rangkaian MUKTAMAR dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Lebih dari sekadar menyediakan tempat bermalam, momentum tersebut juga menjadi ruang untuk melanjutkan hubungan shilaturrochmi yang telah terjalin antara Shiddiqiyyah, pengurus NU, dan sejumlah pesantren.
“Harapannya, Muktamar ke-35 NU dapat menghasilkan keputusan yang bermanfaat bagi organisasi sekaligus memberikan kontribusi yang lebih luas bagi masyarakat, bangsa, dan negara” tutur perwakilan pengurus Forum Shilaturrochmi Bersama Organisasi Shiddiqiyyah, Joko Herwanto. (OPSHID Media)
- Penerima Rumah Gratis OPSHID Tahun 2012 Berhasil Kuliahkan Anaknya
- Dari Toko Material ke Warung, Menelusuri Jejak Ekonomi di Balik Satu Rumah Syukur
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis
- Sempat Bimbang, OPSHID Ngawi Akhirnya Tetap Bangun Rumah Syukur
- Sehat Tentrem Dukung Pembangunan 59 Rumah Gratis OPSHID
- Syekh Mukhtar: Jaami'atul Mudzakkirin Pedoman Dan Jangkar Kehidupan
- Terdampak Penggusuran, Petugas Kebersihan Dapat Rumah Gratis OPSHID
- 3 Rumah Syukur Gratis OPSHID Malang Raya Target 21 Hari
- Rumah Gratis untuk Ojol Semarang