ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
· 4 menit baca · Diperbarui
Menjelang puncak MUKTAMAR ke-35 NU, Pesantren Shiddiqiyyah siap menyambut ratusan muktamirin dan muhibbin pada 28 Agustus 2026 mendatang, dengan menyiapkan fasilitas penginapan serta akomodasi.
Tokoh-tokoh senior NU telah lama menyambung ikatan ukhuwah dengan Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia yang dipimpin oleh Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa Mu’thi. Hubungan tersebut menjadi salah satu latar munculnya keinginan dari sejumlah pengurus PCNU Cirebon, agar rombongan peserta MUKTAMAR NU dapat bermalam di lingkungan Pesantren Shiddiqiyyah.
Keinginan tersebut direspons positif oleh Ibu Nyai Shofwatul Ummah, pengasuh PP. Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah, kemudian ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan pengurus pesantren. Persiapan dilakukan untuk memastikan fasilitas yang dibutuhkan para tamu tersedia ketika rombongan tiba.
Ratusan pengurus PCNU Cirebon bersama muktamirin dan muhibbin dijadwalkan bermalam di fasilitas yang disediakan di lingkungan Shiddiqiyyah. Gedung ORSHID dan Kantor JKPHS Pusat disiapkan sebagai tempat menginap bagi rombongan tersebut.
Penyediaan tempat tinggal ini dilakukan di tengah tingginya kebutuhan akomodasi selama MUKTAMAR ke-35 NU. Ribuan peserta diperkirakan hadir di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, yang menjadi lokasi penyelenggaraan agenda nasional NU ini. Kondisi tersebut turut meningkatkan kebutuhan terhadap hotel, losmen, maupun tempat tinggal sementara di sekitar lokasi.
Kapasitas penginapan yang terbatas membuat tidak seluruh peserta dan pengunjung dapat tertampung di penginapan komersial. Kehadiran fasilitas yang disiapkan Shiddiqiyyah menjadi salah satu alternatif tempat bermalam bagi sebagian peserta.
Selain di lingkungan pondok, persiapan fasilitas juga dilakukan di Wisma Cokro Kembang yang berlokasi di Jalan Brigjen Kretarto No. 10-A, Sambong Dukuh, Jombang. Gedung milik Shiddiqiyyah ini dikelola melalui kerja sama dengan pengasuh Pondok Pesantren Tambakberas, KH. M. Sholahul Am Notobuwono (Gus A’am). Ke depan, kerja sama pengelolaan wisma ini dirancang untuk beberapa fungsi berkelanjutan, salah satunya sebagai pusat pendidikan hafidz Qur-an.
Menjelang agenda nasional ini, Wisma Cokro Kembang turut dipersiapkan sebagai tempat menginap bagi para muktamirin dan muhibbin. Renovasi gedung dilakukan oleh pihak Shiddiqiyyah untuk menyesuaikan kondisi bangunan dengan kebutuhan para tamu. Sementara itu, persiapan kebutuhan tempat tinggal serta pengelolaan operasional selama kegiatan berlangsung diserahkan kepada Gus A’am bersama tim pengelola wisma.
Sejumlah fasilitas pendukung seperti tempat tidur, bantal, dan sarana penunjang lainnya pun telah disiagakan di Wisma Cokro Kembang untuk menyambut serta memfasilitasi ratusan orang.
- Penerima Rumah Gratis OPSHID Tahun 2012 Berhasil Kuliahkan Anaknya
- Dari Toko Material ke Warung, Menelusuri Jejak Ekonomi di Balik Satu Rumah Syukur
- Di Antara Sekolah, Masjid, dan Rumah Syukur, Ada Pelajaran Tentang Kehidupan
- Tinggal di Kios Jahit, Kini Buchori Dapat Rumah Gratis
- Sempat Bimbang, OPSHID Ngawi Akhirnya Tetap Bangun Rumah Syukur
- Sehat Tentrem Dukung Pembangunan 59 Rumah Gratis OPSHID
- Syekh Mukhtar: Jaami'atul Mudzakkirin Pedoman Dan Jangkar Kehidupan
- Terdampak Penggusuran, Petugas Kebersihan Dapat Rumah Gratis OPSHID
- 3 Rumah Syukur Gratis OPSHID Malang Raya Target 21 Hari
- Rumah Gratis untuk Ojol Semarang