ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Cara Unik Syukuri Kemerdekaan, Shiddiqiyyah Bagikan Ratusan Rumah Gratis!
21 Juni 2025 11:00

Sebagai Warga Negara Indonesia yang ingin memiliki, menikmati, dan mensyukuri Indonesia, warga Thoriqoh Shiddiqiyyah mempunyai 2 cara unik dalam mensyukuri kemerdekaan Bangsa Indonesia dan berdirinya NKRI.
Pertama, dengan cara spritual melalui do’a dan sujud syukur tiap tanggal 17, 18, 19 Agustus dan pada tanggal 09, 10 Syahru Romadlon.
Kedua, dengan cara sosial kemanusiaan melalui program pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) yang diberikan gratis ke masyarakat.
Program ini menjadi agenda rutin bagi warga Thoriqoh Shiddiqiyyah yang dilakukan secara sistematis oleh organisasi-organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah khususnya bagi OPSHID dan DHIBRA.
Tahun ini lebih dari 130 unit rumah yang dibangun dan dibagikan gratis ke masyarakat miskin.
DHIBRA sendiri memiliki standar pembangunan tipe 36 m2, yakni 6x6 atau 5x7 tergantung keadaan di lokasi, dengan standar tersebutlah DHIBRA dapat mengelola dan melestarikan peningkatan jumlah unit rumah di setiap tahunnya.
“Secara standar, organisasi DHIBRA memberikan arahan supaya membangun tipe 36, baik 6x6 atau 5x7. Tapi pada praktiknya ada kemungkinan lebih luas dikarenakan jumlah anggota keluarganya lebih banyak, sehingga ada yang lebih dari 36 tipenya,” terang Khoirul Mudzakkir selaku Sekretaris Jendral DHIBRA.
Adapun anggaran biaya dalam program ini kurang lebih Rp70.000.000-Rp85.000.000/rumah, menyesuaikan situasi kondisi di tempat pembangunan, belum termasuk biaya logistik.
Dengan sumber dana yang terkumpul pada tahun ini sudah menyentuh angka kurang lebih Rp10.800.000.000. (Sepuluh Miliar Delapan Ratus Juta Ribu Rupiah)
“Untuk biayanya standar tipe 36 itu, hitungan RAB dari tim pembangunan antara 70 juta sampai dengan 85 juta, itu pun melihat situasi kondisi dengan kebutuhan struktur yang menyesuaikan kontur tanah masing-masing daerah.
Jadi kalo secara tata atur kelola ada donatur yang tidak mengikat, ada donatur dari warga Thoriqoh Shiddiqiyyah, dan secara garis besar beliau (Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah) menyampaikan yadhullohi ‘alal jama’ah (pertolongan Alloh di atas para jama'ah) ” jelas Khoirul.
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon