ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Resmikan Rumah Syukur, Wujud Cinta Terhadap Bangsa Indonesia
21 Agustus 2024 09:00

JOMBANG – Selasa (20/8/2024), telah terlaksana acara seremoni Tasyakkuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia ke – 79, yang masih dalam satu rangkaian dengan Upacara Bendera dan Do’a Sujud Syukur. Acara ini bertempat di Yusro Hotel, Keplaksari, Kec. Peterongan, Kab. Jombang.
Dalam membuktikan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan bangsa Indonesia serta berdirinya Negara Republik Indonesia, Pesantren Majma’al Bachroin Chubbul Wathon Minal Iman (Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia) tidak hanya membangunkan 130 unit rumah saja. Namun, juga mengadakan Santunan untuk 200 kaum dhuafa (fakir miskin dan anak yatim) serta pemberian Tali Asih kepada 30 veteran pejuang tanah air.
Acara kali ini dihadiri oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi bersama keluarga dan perwakilan dari organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqyyah. Begitupun dengan sederet tamu undangan dari pondok pesantren sekitar, serta beberapa perwakilan dari instansi pemerintahan di Kab. Jombang.
Pada sambutan perwakilan organisasi PCTA Indonesia, Romo Yohanes Bambang Cahyo Wicaksono menyampaikan bahwasanya dalam mensyukuri kemerdekaan bangsa ini, kita isi dengan nilai-nilai positif, yang membangkitkan kesadaran dan rasa nasionalis pada bangsa Indonesia. “Kemerdekaan yang diisi dengan sesuatu yang positif bagi tegak dan kuatnya bangsa Indonesia. Ini didengungkan, dibangkitkan oleh Kyai Mukhtar Mu’thi, kita dapat melihat apa yang telah dilakukan di dalam mengukir yang ada dan kita nikmati saat ini,” terang Romo Yohanes.
Beliau Romo Yohanes juga melanjutkan, “dengan mendirikan rumah syukur 130 unit, ini adalah gerakan yang luar biasa, gerakan yang mulya dimana beliau (Sang Mursyid) meneruskan perjuangan dan semangat Sang Proklamator bung Karno. Kemerdekaan bisa tercapai sebab ikhtiar para pejuang kemerdekaan dan Berkat Rochmat Alloh Yang Maha Kuasa. Oleh karena itu, pemuda-pemuda harus mensyukurinya dengan memberikan sesuatu yang bermanfaat, seperti menjaga dan melestarikan budaya Indonesia dan nilai-nilai pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia".

- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan