Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Lagi, 1 Unit Rumah Syukur Diresmikan Oleh OPSHID

15 November 2022 13:00

Lagi, 1 Unit Rumah Syukur Diresmikan Oleh OPSHID

Telah diresmikan lagi 1 unit Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah dalam rangka Tasyakuran Sumpah Pemuda Ke - 94 oleh Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) pada Senin (14/11/2022), menyusul dua 2 unit rumah yang telah diresmikan sebelumnya. Rumah ini berlokasi di Desa Bawangan, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Rumah berukuran 5x10 m, difasilitasi ruang tamu lengkap dengan satu set kursi dan meja; ruang keluarga lengkap dengan TV dan kipas angin; 2 ruang tidur lengkap dengan dipan, kasur dan lemari; 1 musholah; 1 dapur lengkap dengan kompor gas dan rak piring; dan kamar mandi. Rumah ini didirikan di atas tanah yang dihibahkan oleh bapak Zainun, salah satu Wali Talqin Shiddiqiyyah.

“Karena selama ini, kita membangunkan rumah itu kepada calon yang sudah memiliki tanah atas namanya sendiri. Kebetulan waktu itu calon penerima sudah ditentukan, tapi tanahnya belum ada. Di menit-menit akhir itu bapak Zainun menawarkan untuk menghibahkan tanahnya. Alchmdulillah akhirnya jalan dan hari ini hendak kami serahkan”, jelas bapak Mulyono selaku perwakilan DPP OPHSID.

Rumah tersebut di bangun mulai tanggal 1 September – 10 November 2022, tetapi karena ada penambahan jalan, maka baru bisa diselesaikan tanggal 12 November. Pembangunan tersebut kurang lebih memakan biaya sebesar  Rp 175.000.000, dan disampaikan kepada bapak Sugeng Priadi (43) sebagai penerima. Beliau adalah termasuk salah satu dari anggota OPSHID yang aktif dan berperan penting di bidang pembangunan sejak tahun 2008.

“Aslinya bapak Sugeng ini mau membeli tanah tapi tidak diperbolehkan oleh mertuanya yang ada di Lampung dan disuruh pulang ke sana, tapi disini pak Sugeng dibutuhkan oleh OPSHID untuk gambar – gambar (Arsitektur - red) maka dari itu dibikinkan di sini biar selalu dekat”, terang bapak Kholison selaku PJ lapangan RSLHS Bawangan.

Bapak Sugeng Priadi selaku penerima rumah juga bercerita bahwa sebelum menikah, istri beliau sempat diberi pesan oleh Bpk M. Subchi Azal Tsani atau akrab disapa Mas Bechi, “Waktu itu sebelum saya menikah, istri saya di pesani oleh Mas Bechi, 'nanti setelah menikah kamu jangan jauh-jauh dari sini, saya butuh kamu dan suamimu', dan hari ini kegiatan itu terjadi, Alchamdulillah".

Bapak Sugeng ini merupakan salah satu Arsitek yang sudah aktif membantu dengan desain gambar belia sejak tahun 2012 hingga sekarang. Salah satu bangunan hasil dari gambarnya ialah monumen Chaudhu’ yang sekarang sedang dalam proses pembangunan. 

“Saya itu mulai belajar menggambar tahun 2012, waktu itu membuat sketsa masih menggunakan 2D. Sekarang sudah 3D. Saya juga mendampingi Mas Bechi, menerjemahkan dawuhnya beliau. Kadang juga kalau ada konsep baru, beliau memanggil saya. Termasuk Pengimaman dan Chaudu’" ungkap bapak Sugeng Priadi selaku penerima rumah.

Bapak Kholison selaku PJ lapangan RSLHS Bawangan juga menyampaikan “Meskipun ketua umum sedang terkena musibah, kita sebagai anggota tetap harus melanjutkan agenda perjuangan Shiddiqiyyah. Dan saya berpesan kepada seluruh anggota OPSHID lainnya untuk tetap semangat dalam membangun Rumah Syukur untuk teman–teman sebangsa setanah air”.

Selain itu, perwakilan Perangkat Desa Bawangan Bpk. Ivan Yusnadi menyatakan apresiasi atas semangat warga Shiddiqiyyah dalam hal shodaqoh, “Shiddiqiyyah itu kalau mengenai shodaqoh tidak tanggung–tanggung. Saya sangat mengapresiasi dan berharap kedepannya kegiatan seperti ini bisa terus lestari tidak hanya di Desa Bawangan saja, tapi kalau bisa sampai menyebar luas”, demikian di sampaikan dalam sambutannya di acara Tasyakkuran Peresmian RSHLS di Desa Bawangan. (OPSHID Media)

Penulis: Maharani Dika Putri

Editor: Sa’adatush S.