ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Kirab Bung Karno Upaya Luruskan Sejarah Tempat Kelahiran Bung Karno
24 Juni 2024 17:00

Rute acara kirab ini berawal dari rumah lahir Bung Karno, dan menelusuri tempat-tempat bersejarah yang berhubungan dengan jejak Bung Karno. Seperti Sekolah Ongko Loro tempat Raden Soekeni mengajar, Sekolah Desa tempat Bung Karno bersekolah, serta Pesantren Kedung Turi tempat Bung Karno mengaji (Pesantren Kedung Turi ini sekarang menjadi Pesantren Majma'al Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah). Kemudian kirab berakhir di Balai Desa Losari, Kec. Ploso, Kab. Jombang.
Dengan antusiasme masyarakat yang luar biasa, ketika berada di depan lokasi Pesantren Kedung Turi, Kirab Titik Nol Bung Karno peserta kirab berhenti sejenak untuk memvisualisasikan momen pada tahun 1950an. Yakni saat Presiden pertama Ir. Soekarno ke Ploso dengan melakukan empat kali pekik merdeka dihadapan warga.
Adanya kirab ini berdasarkan dari data autentik yang telah digali ahli sejarawan, diantaranya dokumen kelahiran dari keluarga Bung Karno, data pendidikan sampai cerita turun-menurun warga setempat. Diharapkan nantinya tempat lahir Bung Karno yang berada di Gang Buntu Desa Rejoagung bisa segera diresmikan menjadi cagar budaya.
“Ada data fakta dari sejarawan, dinas pendidikan dan budaya sekolah Bung Karno, kesaksian keluarga dan sahabat Bung Karno,” terang Iwan Trisaksono DPRD Jombang.
Sebagai perwakilan dari keluarga Bung Karno, Kuswartono menyampaikan terima kasih pada seluruh masyarakat setempat yang telah berusaha mengangkat kembali tempat kelahiran dari Bung Karno. “Semoga pemerintah segera menetapkan tempat kelahiran dari bapak bangsa,” harapnya.
Ke depannya acara seperti kirab ini akan terus terlaksana setiap tahunnya, dengan bentuk acara yang berbeda-beda. Guna untuk terus menyuarakan sejarah yang sebenarnya.(OPSHID Media)
--------
Sejarah mengenai Ploso - Jombang sebagai kota kelahiran Bung Karno yang asli telah dirangkum oleh OPSHID Media dalam jurnal berikut:
Bung Karno, Arek Kelahiran Ploso - Jombang
Guru Spiritual Bung Karno di Ploso dan Kemunculan Pergerakan Cinta Tanah Air dari Timur
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon