ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Ribuan Murid Shiddiqiyyah Hadiri Tasyakkuran Isro’ Mi’roj Di Pusat, Bukti Pentingnya Isro’ Mi’roj Bagi Shiddiqiyyah
08 Februari 2024 17:00

Berlanjut pada malam harinya, terlaksana puncak acara yakni pengajian Tasyakkuran Isro’ Mi’roj Nabi Muhamad SAW dan Hari Shiddiqiyyah yang berlangsung khidmat dan dihadiri oleh ribuan warga Thoriqoh Shiddiqiyyah dari berbagai daerah di seluruh Indonesia Raya.
Di setiap malam 27 Rojab ini, perwakilan dari masing-masing organisasi yang ada di Thoriqoh Shiddiqiyyah menyampaikan laporan kegiatan yang sudah dikerjakan selama setahun ini. Diawali dari perwakilan Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID) oleh Ketua Umum ORSHID Bapak Joko Herwanto, lalu dilanjutkan Jami’ah Kautsaran Putri Hajarulloh Shiddiqiyyah (JKPHS), Yayasan Tarbiyyah Hifdhul Ghulam wal Banat (THGB), Dhilal Berkat Rochmat Alloh Shiddiqiyyah (DHIBRA), Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID), dan Yayasan Pendidikan Shiddiqiyyah (YPS).
Pada malam ini juga dilaksanakan peresmian 20 gedung Jaami’atul Mudzakkirin yang tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa, dimana diantaranya terdapat 2 gedung Jaami’atul Mudzakkirin Yarjuu Rochmatulloh. Bersamaan pula dengan peresmian 10 gedung Bustan Tsamrotun Qolbin Salim (BTQ) di berbagai daerah yang ada di wilayah Indonesia.
Acara utama yakni Mauidhotul Chasanah oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Al Mukarrom Kyai Mochammad Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa, Sang Mursyid menerangkan bahwa pada malam 27 Rojab ini acara Maha Penting, “Pada malam ini, di sini acaranya bukan hanya penting, tetapi Maha Penting”, pitutur luhur Sang Mursyid.
Acara ini dikatakan Maha Penting sebab beberapa hal sebagaimana yang disebutkan oleh Sang Mursyid dalam Mauidhotul Chasanahnya, yakni ada 4 tasyakkuran:
- Tasyakkuran lahirnya mu'jizat Isro’ Mi’roj Nabi Muhammad S.A.W.
- Tasyakkuran lahirnya Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Tasyakkuran peresmian 20 gedung Jaami’atul Mudzakkirin Shiddiqiyyah.
- Tasyakkuran peresmian gedung Bustan Tsamrotun Qolbin Salim atau Bibit Taqwa (BTQ).
Sang Mursyid juga dawuh bahwa kemungkinan akan ada peresmian gedung Jaami’atul Mudzakkirin dan gedung BTQ di tahun-tahun berikutnya, “Baru kali ini (ada 4 macam Tasyakkuran), faa InsyaAlloh tahun-tahun yang akan datang juga akan ditasyakkuri gedung Jami’atul Mudzakkirin yang lain, InsyaAlloh. Begitu pula kalau ada gedung BTQ yang belum ditasyakkuri”, pitutur luhur Sang Mursyid.
Setelah itu Sang Mursyid menerangkan sedikit mengenai peristiwa lahirnya Isro’ Mi’roj dan lahirnya Thoriqoh Shiddiqiyyah sebagai catatan untuk seluruh murid Thoriqoh Shiddiqiyyah. Sebagaimana yang telah didawuhkan oleh Sang Mursyid, betapa besarnya peristiwa yang terjadi di malam 27 Rojab bagi umat Islam khususnya Shiddiqiyyah, sebab Thoriqoh Shiddiqiyyah merupakan Thoriqoh yang paling awal.
Sang Mursyid juga menegaskan, bahwa Shiddiqiyyah memandang peristiwa Isro' Mi'roj menggunakan iman, bukan menggunakan akal fikir. Maka bagi warga Thoriqoh Shiddiqiyyah, wajiblah untuk memiliki pandangan serupa terhadap peristiwa Isro' Mi'roj, yaitu dengan menggunakan iman dan bukannya akal fikir. (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan