ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Kontribusi Besar Mas Bechi dan OPSHID Pada Pesantren HSHF yang Akan Diresmikan
14 Oktober 2023 19:00

Dalam 2 bulan, Bapak Subchi, akrab dengan panggilan Mas Bechi, kemudian mengerahkan tenaga OPSHID dari seluruh Indonesia untuk melakukan percepatan. OPSHID se-Indonesia dikerahkan secara bergelombang sesuai keahlian yang dimiliki. Termasuk didalamnya pembelian berbagai macam material bangunan yang diperlukan. Fokus percepatan yang dilakukan sesuai arahan pimpinan saat itu meliputi finishing interior dan ekterior masjid.
"Biaya percepatan interior masjid cukup besar. Angka besar itu peruntukannya meliputi pemilihan material berkualitas tinggi untuk menunjang makna dan filosofi yang diwujudkan di dalam bangunan masjid" jelas Mulyono. “Selain itu, pembangunan 4 menara masjid, monumen hadits, pemasangan gardu listrik yang meliputi masjid, aula dan peristirahatan Sang Guru, semua dari OPSHID. Baik tenaga kerja maupun dana”.
"Indah dan bermakna. Begitu pesan Mas Bechi mengikuti Sang Maha Guru yang selalu ditegaskan pada seluruh pengurus dan anggota OPSHID," jelas Mulyono.
Menurut Mulyono, memang peran OPSHID paling banyak pada saat percepatan pembangunan tersebut. “Peran OPSHID yang paling menonjol ya saat percepatan pembangunan. Karena sangat banyak sekali OPSHID yang dikerahkan ke sana sampai harus menginap di sana selama beberapa bulan, dari awal hingga selesai”, tambahnya.

Karena cepat tanggapnya Pimpinan OPSHID dalam merespon dawuh Sang Guru, akhirnya Masjid tersebut bisa terselesaikan dengan cepat. Secara general, Pesantren dan Masjid HSHF adalah hasil dari banyaknya kontribusi oleh berbagai elemen di Shiddiqiyyah. Tentu tak lepas dari peran besar Sang Maha Guru, warga Shiddiqiyyah, organisasi-organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah, termasuk peran OPSHID yang dikomandoi langsung oleh Pimpinan OPSHID.
"Kendati pimpinan kami, Mas Bechi, dalam situasi seperti sekarang ini, kiprah OPSHID dalam berbagai lini perjuangan Shidiqiyyah selalu ada dan dominan," pungkas Mulyono.
Pesantren dan Masjid HSHF ini, menurut keterangan Bapak Haryo, nantinya menjadi salah satu benteng penjaga NKRI dan lambang persatuan, perdamaian dan cinta tanah air. “Tak hanya itu, pesantren ini juga akan mencetak generasi muda yang cinta pada tanah air dan NKRI”, imbuhnya. (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan