Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Sumar Sahid: Rumah Jebol dan Lapuk, Khawatir Ambruk Tiap Hujan Deras

08 Oktober 2025 17:00

Sumar Sahid: Rumah Jebol dan Lapuk, Khawatir Ambruk Tiap Hujan Deras

PERTEMUAN DENGAN OPSHID

Semua kesulitan itu berangsur sirna, ketika perwakilan dari Organisasi Pemuda Shiddiqiyyah (OPSHID) Madiun, menyampaikan maksud dan tujuan dari kedatangannya untuk membangunkan rumah gratis untuk Sumar Sahid dan keluarga. Program itu bernama Rumah Syukur Layak Huni Shiddiqiyyah Fatchan Mubiina, dalam rangka mensyukuri Hari Sumpah Pemuda dan Lahirnya Lagu Kebangsaan Indonesia Raya Ke-97. 

Sumar Sahid menyampaikan, “Ya, alchamdulillah semuanya itu berkat rochmat Alloh, mungkin do’a-do’a kita diijabah oleh Alloh. Dan perantara dengan OPSHID kita dapat bantuan rumah.” 

Proses pembangunan Rumah Syukur berukuran 5x7 meter ini, dilakukan dengan menyesuaikan kondisi lingkungan. Mengingat daerah tersebut rawan banjir, pondasi rumah ditinggikan hingga satu meter agar lebih aman dan kokoh.  

“Kemarin kita agak lambat,” ucap Pujiantoro, selaku penanggung jawab pembangunan Rumah Syukur Madiun. “Karena rawan banjir di kampung situ. Kemarin kita naikkan sampai satu meter pondasinya. Karena biasanya rumah itu tenggelam, di sana banjir tahunan pasti ada”. 

Maka diawali dari proses pembongkaran rumah lama yang dilaksanakan pada selasa 16 September 2025, kemudian dilanjutkan dengan proses peletakan Batu Syukur pada Sabtu (20/09/25). Rumah Syukur Sumar Sahid kini sedang dalam proses pembangunan, yang Insya Alloh akan selesai sebelum Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2025. 

“Matur suwon yang sebesar-besarnya atas bantuan dari Pemuda Shiddiqiyyah, kita terima dengan lapang dada. Alchamdulillah sebesar-besarnya.” Ucap Sumar Sahid dengan penuh syukur. 

Dengan adanya Rumah Syukur dari OPSHID ini, besar harapan untuk Sumar Sahid supaya bisa hidup lebih nyaman bersama Supiyatun. Seperti namanya, Rumah Syukur, rumah ini memang seakan menjadi buah dari rasa syukur mereka. (OPSHID Media)

Penulis: Riska Farah Za’idah

Editor: Sa’adatush S.