ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Hamba Yang Bersyukur Adalah Tujuan Tertinggi di THGB
04 Oktober 2023 19:21

Dalam ceremonial tersebut, Sang pendiri THGB menyampaikan tentang pentingnya pendidikan dan pentingnya 'syukur'. Beliau menegaskan bahwa 'syukur' tidak boleh lepas dari setiap acara yang diselenggarakan oleh organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah, khususnya di Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat. Karena hal ini berkaitan erat dengan tujuan didirikannya THGB yakni mendidik generasi yang bersyukur atau Abdan Syakuro.
"Ulang tahun apapun kata-kata syukur jangan ditinggalkan, apapun bentuknya kata-kata yang lain. Jadi, mensyukuri ulang tahun THGB", tegas Sang Maha Guru.
Selain itu, seluruh rangkaian acara yang berlangsung dihadiri oleh siswa-siswi dan para guru THGB, mulai dari TK Ibu, Bustanul Ula (setara SD), Bustanuts Tsani (setara SMP), Bustanuts Tsalits (setara SMA), Al Isti’daadu Lil Maqooshidil Qur-aan (IMQ), Maqooshidul Qur-aan (MQ), IKHWAN Roudlur Riyaachin, Wali Talqin, dan perwakilan dari organisasi-organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah.
Dalam mendidik murid-muridnya, THGB memiliki latar belakang bernafaskan ajaran Tashawwuf. Dengan kata ini, tak heran jika timbul dalam jiwa-jiwa murid THGB semangat menyambut kebangkitan Tashawwuf Dunia.
Secara bahasa, Tarbiyyah Hifdhul Ghulam Wal Banat memiliki arti pendidikan penjagaan anak laki-laki dan perempuan. Dengan maksud, menjaga fithroh dalam jiwa anak laki-laki dan perempuan. Yang mana pada dasarnya fithroh itu ada dua, yakni fithroh taqwa (sifat baik) dan fithroh fujur (sifat buruk).
Maka fokus utama pendidikan THGB adalah menumbuhkembangkan fithroh taqwa dan menekan fithroh fujur, agar menjadi hamba yang senantiasa bersyukur kepada Tuhannya, bersyukur kepada sesama manusia dan bersyukur kepada alam semesta. (OPSHID Media)
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan