Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Menyambut Kebangkitan Tashawuf Dunia Dimulai Dari Indonesia

13 Juli 2023 17:00

Menyambut Kebangkitan Tashawuf Dunia Dimulai Dari Indonesia

JOMBANG - Pesantren Majma’al Bachrain Chubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah mengadakan Doa Bersama Menyambut Kebangkitan Tashawuf Dunia, Jum’at 19 Dzulhijjah 1444 H / 07 Juli 2023 M lalu.

Menurut Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa tanda-tanda kebangkitan Tashawuf dunia itu ada 5, diantaranya:

1. Bangkitnya kembali ilmu tashawuf, ditandai dengan ditetapkannya hari Rumi Dunia oleh UNESCO  
2. Kembali ditetapkannya Gedung Hagia Sofia sebagai Masjid
3. Pecahnya Uni Soviet pada tahun 1991 menjadi 15 negara
4. Banyaknya orang masuk Islam dikarenakan dunia lumpuh oleh virus Covid-19
5. Pertistiwa 7-7-7 yang terjadi di Losari, Ploso, Jombang.
 
Dan pada tanggal 07 Juli kemarin, tepat satu tahun lalu terjadinya tragedi 7-7-7, warga Shiddiqiyyah berkumpul dan mengadakan Doa Bersama untuk Menyambut Kebangkitan Tashawuf Dunia yang dipimpin oleh Bapak Kholifah Shiddiqiyyah Bpk Samsul Huda dan Bpk Mukhsidin.

7-1.webp (182 KB)

Pada malam itu juga, Beliau Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah dalam Mau’idhotul Chasanah menyampaikan 2 syair untuk Menyambut Kebangkitan Tashawuf Dunia.

Syair kebangkitan Tashawuf Dunia

أخـو الـعـلم حـي خــالـد بـعـد مــــــوتـه ,  وأوصـاله تحـت التراب رمـيم 

AKHUL `ILMI CHAYYUN KHOOLIDUN BA`DA MAUTIHI, WA AUSHOOLUHU TAHTAT TUROOBIROMIIMUN.

وفـى الجَـهل قـبل الموتِ مـوتٌ لِاَهْـله ،   واجسادهم قبـل القبــورِ قـبورٌ 

WAFIL JAHLI QOBLAL MAUTI MAUTUN LI AHLIHI,  WA-AJSAADUHUM QOBLAL QUBUURI QUBUURUN

“Pada malam hari ini acara pokok Semangat Menyambut Kebangkitan Tashawuf Dunia, yang diawali dari Indonesia. Untuk itu saya akan menyampaikan dua syair untuk Menyambut Kebangkitan Tasawuf Dunia”, pitutur Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Bapak Kyai Moch. Mukhtar Mu’thi Syekh Mukhtarulloh Al Mujtabaa pada malam dilaksanakannya Doa Bersama. 

Penulis: Maharani Dika Putri

Editor: Nuraida