ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah: Khasiat Uwi Bagai Medan Magnet Lumbung Pangan Dunia
18 Juli 2025 13:30
JAKARTA – Terkait penanaman uwi sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan Indonesia, dan mengingat selama ini di Indonesia hanya menjadi pasar impor. Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah mengarahkan supaya rakyat Indonesia lebih memperhatikan uwi. Sebagaimana manfaatnya dijelaskan dalam jurnal: Uwi Sebagai Sasaran Utama OPSHID Dalam Mewujudan Ketahanan Pangan.
Ketika perjalanan kembali ke Losplos Jomja Iroja, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah singgah di kediamannya di Pluit - Jakarta Utara, beliau menyampaikan apabila seseorang mengerti tentang khasiat dari uwi pasti akan tertarik. Bahkan beliau menyebutnya sebagai ‘medan magnet’, “Jadi orang tau khasiatnya itu tertarik, jadi seperti medan magnet.”
Budidaya uwi juga cukup mudah sebagaimana ubi pada umumnya, kaya nutrisi dan vitamin untuk kesehatan tubuh, serta meningkatkan keberagaman pangan jika diolah dengan baik.
Dikutip dari Mustani.id ‘Uwi, Si Umbi yang Kaya Manfaat’, "Secara tradiosonal, Dioscorea Alata (uwi) digunakan pula sebagai bahan obat untuk pencahar, melawan cacing, perawatan demam, gonorea, lepra, tumor dan hemorrhoid. Belakangan, hasil-hasil penelitian ilmiah menemukan potensi uwi untuk pengendalian diabetes, penyakit-penyakit kardiovaskuler, kanker, meningkatkan jumlah koloni bakteri berguna dan menghambat pertumbuhan bakteri patogen dalam usus, dan menghambat proses oksidasi oleh lipopolisakarida. Selain itu getah umbi uwi dapat digunakan sebagai pestisida ramah lingkungan.”
Penanaman masal pohon uwi telah dilaksanakan oleh organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah sebagai bentuk antisipasi–jika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti krisis pangan. Dan melihat dari segi filosofinya, Mursyid menyampaikan, “uwi artinya perlindungan, wungu bangun.”
Makna yang disampaikan Sang Mursyid menambah nilai filosofi dari uwi, memperkuat ‘identitas’ atau daya tarik sebagai makanan yang jadi bagian ketahanan pangan, bukan hanya mengangkat kembali sejarah tapi juga mengajak untuk Indonesia menuju lumbung pangan dunia.
Melihat begitu banyaknya manfaat yang dimiliki uwi—dari sisi gizi, kesehatan, hingga peran strategisnya dalam ketahanan pangan—sudah saatnya masyarakat Indonesia kembali melirik dan memanfaatkan uwi. Bukan hanya sebagai makanan alternatif, tetapi sebagai simbol kemandirian dan kesadaran akan hidup sehat dan berdaulat atas pangan sendiri.
Mari kita tanam, olah, dan konsumsi uwi sebagai langkah nyata membangun masa depan pangan Indonesia yang lebih kuat dan mandiri. (OPSHIDMedia)
===
Gambar dibuat oleh AI
- Santunan Nasional ke-22 Capai Miliaran Rupiah, Mursyid Shiddiqiyyah Berpesan: Jangan Terlena Tipu Daya Dunia
- Sediakan Fasilitas Gratis, Pesantren Shiddiqiyyah Muliakan Tamu Muktamirin dan Muhibbin MUKTAMAR ke-35 NU
- Haul Kyai Achmad Sanusi, Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Kalimat Paling Menonjol Dalam Thoriqoh Shiddiqiyyah.
- Hadirkan Musisi Ternama, Fakta Merdeka 2026 Usung Pesan “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka!”
- Kisah KH Abdul Hamid Chasbullah Dan Syekh Mukhtar, Santri Kinasih Tambakberas
- Totalitas! OPSHID Gunakan Alat Berat untuk Bangun Rumah Gratis
- Gabungkan Tasyakkuran Maulid, Haul, dan Kemerdekaan Bangsa, Shiddiqiyyah Tegaskan Pentingnya Jiwa Dermawan
- Tiga Cara Ala Shiddiqiyyah Syukuri Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI
- Unit ke 136, OPSHID Jombang Bangun 1 Rumah Syukur Lagi Di Tengah Target Proyek Khususul Khusus
- Sang Merah Putih Dan Makna Agung Dibaliknya