ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Hjrah Menuju Kebangkitan Tashawwuf Dunia
09 Juli 2024 07:00

Semangat warga Thoriqoh Shiddiqiyyah tampak jelas. Mulai dari area ndalem Sang Mursyid hingga lapangan HWMI dapat dijumpai banyaknya jemaah yang turut hadir. Tidak hanya di pusat pondok pesantren Shiddiqiyyah saja, jemaah Shiddiqiyyah yang tidak berkesempatan hadir juga melaksanakan Tasyakkuran Tahun Baru Hijriyyah dan Do'a Bersama Kebangkitan Tashawwuf di daerahnya masing-masing.
Setelah rangkaian do’a wirid selesai, dilanjut dengan sambutan dari beberapa perwakilan organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah. Sebagai perwakilan dari DPP ORSHID bapak Edy Setiawan menyampaikan kembali akan 5 tanda-tanda dari Kebangkitan Tashawwuf Dunia serta sekilas perkembangan Thoriqoh Shiddiqiyyah yang menyebar ke luar negeri. “Fakta yang ada sekarang, warga Shiddiqiyyah menyebar ke seluruh dunia, ada di Australia, Jepang, Thailand, Amerika, Hongkong dan masih ada yang lain termasuk Singapore dan Malaysia,” demikian dikutip dari sambutan Bapak Edy.
Bulan Muharrom merupakan bulan pertama dalam penggalan tahun Hijriyyah, dari 12 bulan ada 4 bulan yang dihormati, yakni diantaranya bulan Muharrom, Rojab, Dzulqo’dah, Dzulhijjah. Ke empat bulan ini dihormati sebab kemulyaan yang diturunkan Alloh di dalamnya, pada bulan Muharrom ini merupakan ‘Idil Anbiya’.
Sebagaimana keterangan bapak Kholifah Tasrichul Adib Aziz dalam sambutannya, “ada peristiwa-peristiwa besar yang dialami para Nabi sebelum Nabi Muhammad, mulai dari Nabiyulloh Adam diterima Taubatnya, Nabi Ibrohim selamat dari Raja Namrud, hingga sebagai awal Hijrahnya Rosul,” terang Bapak Adib.
Di samping itu, Ibu Nyai Shofwathul Ummah menyampaikan banyak terima kasih kepada seluruh jemaah yang pernah merasakan nikmat, nikmat Alloh Ta’ala pada peristiwa 7 Juli. Bahwasanya terdapat hikmah besar pada peristiwa tersebut. Ibu Nyai Shof menambahkan betapa besarnya peranan Thoriqoh Shiddiqiyyah dalam masyarakat Indonesia, dengan fakta saat ini yang telah ikut serta membantu ribuan fakir miskin berupa pembangunan rumah.
“Semoga kita semua bisa melaksanakan atau mengisi tahun ini atau usia kita ini dengan sebaik-baiknya. Harapannya kita bisa hijrah dari tahun kemarin ke tahun yang baru ini. Tentunya dalam ibadah, supaya menjadi orang-orang yang bersyukur kepada sesama manusia dan Alloh Ta’ala” harapan Ibu Nyai Shof.
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon