ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Sowan Kyai Muchtar, Cabup Jombang Ini Dipesani Tentang Menjadi Pelayan Rakyat
17 November 2024 23:36

Jombang - Calon Bupati Jombang nomor urut 02, Warsubi atau akrab disapa Abah Warsubi berkunjungan ke Pesantren Majma’al Bachroin Hubbul Wathon Minal Iman Shiddiqiyyah di Ploso, Jombang, pada Selasa (07/05/24) lalu.
Kedatangan Warsubi ke Pesantren Shiddiqiyyah bermaksud untuk Shillaturrochmi dan minta do'a restu kepada Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu'thi, “Nyuwun pangestu lan barokah do’a dari Bapak Kyai", ujarnya.
Pada pertemuan yang berlangsung di pagi hari tersebut, Warsubi didampingi Joko Herwanto selaku Ketua Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID). Pada kesempatan itu, Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah memberikan pesan kepada Warsubi mengenai pentingnya niat dalam tindakan yang hendak dicapai.
“Nggeh, niat ibadah mawon, ibadah melayani rakyat. Lek gak diniati ibadah, rugi (Ya... diniati ibadah saja, ibadah melayani rakyat. Kalau tidak diniati ibadah, rugi -Red)", pesan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah.

Pesan singkat namun mengandung makna yang mendalam. Dalam ajaran Thoriqoh Shiddiqiyyah, Syeikh Mukhtar senantiasa menyampaikan pentingnya niat dalam tindakan yang dilakukan. Hal ini kerap kali beliau sampaikan pada acara atau pengajian tertentu bersama Jama'ah Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia.
Dalam ajaran Shiddiqiyyah, niat memiliki 3 fungsi:
- Niat membedakan antara ibadah dengan adat istiadat.
- Niat membedakan tingkatan ibadah.
- Niat menentukan nilai amal.
Maka, niat sebagai pondasi awal memiliki peranan penting dalam mencapai tujuan, seperti pesan yang disampaikan oleh Syeikh Mukhtar kepada Warsubi agar menata niat jika hendak mencapai tujuan sebagai pemimpin; dengan niat ibadah untuk melayani rakyat.
Dalam pertemuan singkat tersebut ditutup dengan do'a yang dipimpin langsung oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah. (OPSHID Media).
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan