Header

ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA

Kyai Said Aqil Siroj Serukan Warga Shiddiqiyyah Untuk Tetap Taat Pada Mursyidnya

06 Agustus 2024 09:00

Kyai Said Aqil Siroj Serukan Warga Shiddiqiyyah Untuk Tetap Taat Pada Mursyidnya

SERANG - Minggu (04/08/24) lalu, telah diselenggarakan Tasyakkuran Tahun Baru Hijriyyah yang oleh Organisasi Jam’iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah (JKPHS) di Gedung Baladika, Kopassus, Serang, Banten, Jawa Barat. Acara Tasyakkuran tersebut dihadiri sebanyak 10.000 orang, mulai dari organisasi-organisasi di lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah baik pusat maupun daerah, warga Shiddiqiyyah, serta dihadiri juga dari berbagai undangan mulai pejabat hingga aparat setempat, salah satunya yakni Kyai Said Aqil Siroj mantan ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama' (PBNU) yang sekarang menjabat sebagai Mustasyar PBNU.

Pada kesempatan itu, Kyai Said berkenan memberikan sambutan. Pada sambutannya, beliau menyebut bahwa visi misi Shiddiqiyyah sama dengan visi misi Rosululloh.

“Kalau kita lihat visi misi Shiddiqiyyah adalah memberikan kesadaran membangun kesadaran cinta Tanah Air dan kesadaran beragama, inilah misi Rosululloh SAW. Ini dakwah kanjeng nabi membangun tanah air. Rosululloh hijrah dari Mekkah ke Madinah karena ingin membangun Tanah Air. Nabi Muhammad membangun kota Madinah menjadi bersatu, kompak, adil, makmur, sejahtera, beriman, bertaqwa, lintas agama maupun lintas budaya. Mudah-mudahan kesadaran berbangsa dan bernegara Shiddiqiyyah ini semakin mantab dan memperkuat tali persatuan Indonesia”,  terang Kyai Said dalam sambutannya.

Selain itu, dalam sambutannya beliau juga menegaskan peran penting wanita dalam perjuangan pergerakan kemerdekaan Bangsa Indonesia, selaras dengan nuansa acara yang memang diselenggarakan oleh organisasi wanita yaitu JKPHS. “itulah kita Bangsa Indonesia bangsa yang sadar berbangsa dan bernegara insyaAlloh ila yaumil qiyamah dipelopori oleh Jam’iyyah Kautsaran Putri Hajarrulloh Shiddiqiyyah. Karena kalau ibu disiapkan dengan baik akan melahirkan bangsa yang baik pula. Banyak sekali contoh dalam sejarah, perempuan yang berjasa besar merebut kemerdekaan Bangsa Indonesia, salah satunya yang terkenal adalah Cut Nyak Dien yang luar biasa", lanjut Kyai Said. "Dan yang penting menjadi bangsa yang ideal yang bisa dicontoh oleh dunia, insyaAlloh. Isi dengan sabar tawadlu' mahabbah cinta, ridlo, syukur kepada Alloh seperti ciri khasnya Organisasi Jam’iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah”.

Di penghujung sambutannya, beliau juga berpesan agar semua warga Shiddiqiyyah tetap istiqomah dalam perjuangan di Shiddiqiyyah. “Tetap berjuang melalui Thoriqoh Shiddiqiyyah, tetap ikut taat kepada Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Kyai Mukhtar Mu’thi, insyaAlloh kita semua ala barokatillah ala syafa’ati rosulillah”, tambahnya.

Seperti yang disampaikan oleh Kyai Said Aqil Siroj, bahwa visi misi Shiddiqiyyah sama dengan visi misi Rosululloh, lantaran Shiddiqiyyah sangat kental dengan ajarannya cinta tanah airnya. Cinta itu dibuktikan oleh Shiddiqiyyah, salah satu bentuknya adalah dalam rangka Tasyakkuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia mendatang. Dengan bimbingan Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah, warga Shiddiqiyyah membangun 130 unit rumah gratis dalam program Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS). Rumah-rumah tersebut untuk rakyat Indonesia yang berhak menerimanya, siapa saja tanpa mengenal ras, suku, budaya dan agama.

Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah juga sering menyampaikan ajaran “Chubbul Wathon Minal Iman(cinta tanah air adalah sebagian dari iman). “jika tidak ada cinta tanah air, maka robohlah Negara ini” mengutip pitutur luhur Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah. (OPSHID Media) 

Penulis: Nur Mika Sari

Editor: Sa’adatush S.