ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Peletakan Batu Syukur Serentak Mengguncang Indonesia
22 Juni 2024 15:00

JOMBANG – Tanda dimulainya gerakan syukur organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah dalam rangka mensyukuri kemerdekaan Indonesia ke-79 telah terlihat. Fakta bicara, semangat jiwa-jiwa muda terus berkobar dengan rasa cinta tanah air sebagai landasannya. Diawali peletakan batu syukur pada Sabtu (22/06/2024), pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) telah dimulai secara serentak tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Dengan target jarak 56 hari dari 22 Juni hingga 17 Agustus 2024, organisasi di lingkungan Shiddiqiyyah yang dipimpin oleh Organisasi Dhilaal Berkat Rochmat Alloh (DHIBRA), serta dibantu oleh Forum Shillaturochmi Bersama Organisasi Shiddiqiyyah (FOSHBOS) akan membuktikan bahwa semangat pemuda dan rasa cinta tanah air bukan hanya sebatas kata.
“Leader-nya di DHIBRA. Untuk pelaksana, semua organisasi Shiddiqiyyah bersama-sama. Semua organisasi sudah berjalan artinya FOSBOS di daerah sudah berjalan. Pengurus mengadakan rapat bersama di lingkungan organisasi. Kalau melihat data masuk lebih awal, merupakan tanda kekompakan organisasi,” terang Bapak Nur Hadi selaku Bendahara DHIBRA.
Wujud nyata berlomba-lomba dalam kebaikan, kekompakan dalam pembangunan RSKILHS semakin berkembang dari tahun ke tahun. Mengambil perbandingan dari tahun lalu yang mana data akhirnya ada pada total 130 unit, sedangkan tahun ini meningkat bahwa 128-130 unit masih merupakan data awalnya.
“Sementara ini data yang masuk sekitar 128, namun yang sudah konfirmasi 130. Jadi sebagian belum mengirim data penerimanya. Yang 128 sudah pasti, perkiraannya 130, tapi mungkin bisa lebih karena ini masih awal, karena jika melihat tahun-tahun sebelumnya seringkali ada yang menyusul” jelas Bapak Nur Hadi.
Sebagai salah satu contoh kegiatan di Kesamben, menurut keterangan Bapak Zainul selaku Penanggung Jawab tenaga kerja dan konsumsi dari DPD OPSHID Mojokerto, acara ini dihadiri oleh para Wali Talqin untuk pelatakan batu syukurnya, lalu sejumlah relawan dari DPP OPSHID, DPD OPSHID Jombang, juga DPD OPSHID Mojokerto sebagai bantuan tenaga kerja beserta konsumsi.
Tidak hanya itu, program seperti ini selalu memiliki ciri khasnya tersendiri, mulai dari latar belakang penerima RSKILHS, hingga kesan terhadap pemerintah maupun warga setempat. Seperti contoh, relawan-relawan OPSHID di Kesamben dan masyarakat saling menyesuaikan dan beradaptasi dengan baik dengan situasi kondisi yang ada.
“Kemarin saya sendiri yang mengantar surat ke aparat dan pemerintah desa, alchamdulillah respon beliau-beliau ini sangat antusias dan ikut senang. Untuk masyarakat sekitar tidak mempermasalahkan jika pembangunan dilaksanakan lembur, dan sebaliknya jika relawan mengetahui ada warga yang terganggu dengan kegiatan lembur, maka relawan akan memakai cara manual yang tidak bising daripada alat pengaduk beton dalam progresnya ketika lembur,” ujar Bapak Zainul.
Berikut peletakan batu syukur di beberapa daerah:
Ini termasuk bukti dari dawuh Sang Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah bahwa diantara maksud pembangunan ini adalah bancak’i Negoro dan ngeruwat Negoro (mensyukuri memelihara Negara—red). Sesuai tema yang diangkat untuk RSKILHS tahun ini “Pangruwatan Indonesia”, yang bermaksud memelihara, merawat, merawat hubungan sosial, merawat negara lewat shodaqoh, jadi dapat dilepaskan atau dibebaskan dari sesuatu yang menimbulkan bahaya. (OPSHID Media)
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon