ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Kontribusi Besar Mas Bechi dan OPSHID Pada Pesantren HSHF yang Akan Diresmikan
14 Oktober 2023 19:00

Sukabumi - Tak terasa, Pesantren Hayya ‘Alash Sholah dan Masjid Hayya ‘Alal Falah (disingkat HSHF) yang dimulai pembangunannya pada tahun 2019, akan segera diresmikan pada hari Minggu besok, 15 Oktober 2023. Selama 4 tahun perjalanan pembangunan pesantren ini, menurut Bapak Haryo Sumantri selaku Ketua Panitia Peresmian Pesantren Hayya ‘Alash Sholah dan Masjid Hayya ‘Alal Falah, memakan biaya hampir 8 miliar rupiah.
“Jika ditotal semua anggaran yang digunakan untuk pembangunan ini hampir mencapai 8 miliar. Dengan semangat gotong royong dan cinta tanah air Indonesia tanpa membuat proposal-proposal, secara ikhlas kami persembahkan pesantren dan masjid ini untuk bangsa dan NKRI,” jelasnya.
Warga Shiddiqiyyah memang dikenal dengan kemandiriannya, dan terwujudnya Pesantren HSHF tentu tak lepas dari atas Berkat Rochmat Alloh yang Maha Kuasa, dan faktor kemandirian warga Shiddiqiyyah tersebut. Tetapi disamping itu, terwujudnya Pesantren HSHF juga tidak bisa dipisahkan dari peran Pimpinan Wali Talqin Shiddiqiyyah dan Pimpinan OPSHID FKYME Bapak M. Subchi Azal Tsani, melalui OPSHID itu sendiri. Mulai dari perencanaan dan percepatan pembangunan, hingga kontribusi secara finansial, Beliau kerap kucurkan.

Menurut keterangan dari wawancara OPSHID Media kepada Bapak Mulyono selaku Sekretariat DPP OPSHID, berbicara mengenai Pesantren HS dan Masjid HF, tentunya tidak bisa dilepaskan dari peran OPSHID.
“Saat Sang Guru (Al Mukarrom Kyai Moch. Mukthar Mu’thi-red) berkunjung ke sana, dawuh masjid harus segera diresmikan. Dan situasi masjid saat itu masih belum sampai pada tahap finishing. Dan finishing merupakan pekerjaan yang rumit dan perlu biaya yang mahal karena berkaitan dengan keindahan dan nilai-nilai filosofi. Seperti yang kita tahu, bangunan di Shiddiqiyyah syaratnya ada dua hal: indah dan penuh makna. Dan ini menjadi perhatian serius oleh Pimpinan OPSHID saat itu untuk merespon dawuhnya Sang Guru”, terang Pak Mulyono. "Beliau langsung mengambil tindakan cepat agar jadwal peresmian yang sudah ditentukan Sang Maha Guru terwujud".
- Apa Makna Sehat Tentrem bagi Shiddiqiyyah?
- Keutamaan Bulan Dzulhijjah dan Meningkatnya Jumlah Hewan Qurban di Shiddiqiyyah
- Idul ‘Adha dan Nilai Tashawuf Yang Menjelma Dalam Tradisi
- Rekontruksi Masjid Baitus Shiddiqin Menjadi Masjid Raya Fatchan Mubiina
- Menemukan Akar Tasawuf dalam Stoikisme dan Minimalisme
- Diversifikasi Pangan: Kunci Ketahanan Nasional di Tengah Ancaman Krisis Global
- Ketahanan Pangan: Benteng Terakhir Kedaulatan Bangsa di Tengah Geopolitik Global
- Sehat Tentrem: Bukan Sekadar Rokok, ST Adalah Nafas Perjuangan
- Pangan Dalam Peta Kekuasaan: Kondisi Dalam Negeri Hingga Ketahanan di Desa
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan