ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Tasyakkuran Hijrah Kenongo Cino, Syekh Mukhtar Sebut Gurindam 12 Sebagai Syair Tashawwuf
23 Februari 2025 07:00

JOMBANG- Sabtu, (23/08/1446H atau 22/02/2025M) ratusan warga Thoriqoh Shiddiqiyyah menghadiri Tasyakkuran Hijrah Syajarotin Mubarokatin Kenongo Cino Shiddiqiyyah ke-23 di Qauman Jazima, Desa Kauman, Kec. Kabuh, Kab. Jombang, Jawa Timur.
Tasyakkuran ini dilaksanakan rutin tiap tahun tepatnya di bulan Sya’ban. Bagus Harianto selaku ketua pelaksana acara menyampaikan rangkaian acara yang telah berlangsung, “Acara ini dimulai sejak pukul 07.00 pagi dengan mengadakan do’a khusus di induk Kenongo Cino yang dipimpin oleh Kholifatush Shiddiqiyyah Bapak Tasrichul Adib Aziz. Kemudian dilanjut ke area Musholla Khodamul Ulum untuk melanjutkan rangkaian acara lain termasuk Mau'idhotul Chasanah Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia Syekh Mochammad Mukhtarullohil Mujtabaa Mu’thi”, terangnya.
Dalam sejarahnya, pohon Kenongo Cino mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar. Beliau merupakan kakek buyut Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia.
Selain berada di Kecamatan Kabuh, pohon Kenongo Cino kini sudah tersebar di seluruh daerah di Indonesia bahkan sudah sampai ke luar negri.
Adapun panitia pelaksana acara tersebut dari Organisasi Shiddiqiyyah (ORSHID), Jam’iyyah Kautsaran Putri Haajarulloh Shiddiqiyyah (JKPHS) dan juga dibantu oleh warga Shiddiqiyyah pada umumnya. Acara ini tidak hanya diikuti oleh Warga Shiddiqiyyah saja akan tetapi juga diikuti oleh masyarakat umum sekitar Kabuh.
Dalam acara tersebut, Syekh Mukhtar menyampaikan Mau'idhotul Chasanah di antaranya membahas tentang Monumen Gurindam 12 yang dibangun di sekitar Qauman Jazima. Beliau menyebut bahwa Gurindam 12 merupakan Syair Tashawwuf yang kini sudah diakui menjadi milik dunia internasional.
“Di antara monumen yang saya tempatkan di sini ialah Monumen Syair Tashawwuf, saya namakan monumen Gurindam 12. Gurindam 12 dipasang di pintu masuk, dari nomor 1 sampai nomor 12 itu ilmu Tashawwuf. Dan Gurindam 12 ini sudah diakui menjadi milik dunia internasional, kantornya di Perancis. Sudah diakui oleh UNESCO. Jadi di sini ada satu monumen yang diakui oleh UNESCO; oganisasi internasional, organisasi dunia", Terang Syekh Mukhtar.
Selain itu, juga diadakan shodaqoh spontanitas yang menjadi ciri khas Warga Thoriqoh Shiddiqiyyah. Dalam acara kali ini telah terkumpul shodaqoh spontanitas sebesar Rp. 18.570.000 (Delapan belas juta lima ratus tujuh puluh ribu rupiah).
Acara berlangsung khidmat dan ditutup dengan do’a oleh Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Indonesia Syekh Mochammad Muktarullohil Mujtabaa Mu’thi. (OPSHID MEDIA)
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon