ATAS BERKAT ROCHMAT ALLOH YANG MAHA KUASA
Program Rumah Syukur Bisa Mengentas Kemiskinan, Menurut Bupati Jombang
23 Juni 2024 17:00

JOMBANG - PJ Bupati Jombang Sugiat mengunjungi pembangunan Rumah Syukur Kemerdekaan Indonesia Layak Huni Shiddiqiyyah (RSKILHS) dalam rangka Tasyakkuran Kemerdekaan Bangsa Indonesia dan Berdirinya NKRI ke 79 di Grogol, Kudu, Sabtu (22/06/24). Didampingi staf ahli, DANRAMIL, POLSEK, Camat Kecamatan Kabuh, perangkat desa setempat, dan Komunitas Scooter Mania.
Kunjungan ke Rumah Syukur ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Pak Sugiat pada hari tersebut, diawali dengan shillaturrochmi ke PT Sehat Tentrem Jaya Lestari dan Maqom Kyai Achmad Sanusi Tamriz Abdul Ghofar di Kauman, Kabuh.
PJ Bupati Sugiat dan rombongannya disambut baik oleh warga Shiddiqiyyah di area pembangunan. Bertepatan dengan peletakan batu syukur pada pagi harinya, pembangunan RSKILHS dihadiri oleh Kholifatush Shiddiqiyyah, Wali Talqin Shiddiqiyyah, perwakilan Organisasi di Lingkungan Thoriqoh Shiddiqiyyah, dan relawan-relawan Rumah Syukur.
Pak Sugiat menyempatkan untuk melihat situasi pembangunan Rumah Syukur, dan memberikan apresiasinya, "Alchamdulillah, saya atas nama pribadi maupun pemerintah Kab. Jombang, mengapresiasi pihak Shiddiqiyyah sekaligus berterima kasih telah melaksanakan program ini. Panjenengan (anda—red) masih semangat hari ini kerja bareng gotong royong. Saya banyak belajar dari panjenengan".
Beliau berharap dengan adanya program RSKILHS bisa terus berlanjut. "Terus kita lanjutkan upaya ini untuk mengentas kemiskinan yang ada di Jombang. Kami berharap, program ini bisa terus dilanjutkan dan bisa bekerja sama dengan kita, sebagai pihak pemerintah yang terus membersamai seluruh warga".
Menanggapi itu, Bagus Harianto selaku PJ Pembangunan RSKILHS Grogol juga mengharapkan hal serupa. "Jika pemerintah bisa seperti Shiddiqiyyah yang ikut membangunkan rumah, minimal senilai 85 juta itu, alangkah baiknya dan bahagianya untuk warga yang kurang mampu".
Menurut Pak Sugiat, agenda kunjungan ini dinamakan "blusukan" (masuk ke suatu tempat yang pelosok), yang bertujuan untuk shillaturrochmi mengetahui keadaan masyarakat secara langsung, sebagai bentuk upaya pembangunan Jombang. "Dibutuhkan pemimpin yang terjun ke lapangan. Saya akan terus berusaha mendatangi warga untuk menyerap aspirasi warga, guna membangun Jombang," tegas Pak Sugiat.
Pertemuan shillaturrochmi tersebut, ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kholifatush Shiddiqiyyah Bapak Syamsul Huda. (OPSHID Media)
- Konflik Geopolitik Berakar Dari Nafsu yang Menghancurkan Kemanusiaan
- Jejak Pemahaman Lintas Budaya Dalam Fitrah Keanekaragaman
- Haul Leluhur Mursyid, Bukan Sekadar Tradisi Tanpa Dasar
- Inlander, Sebutan Dari Para Penjajah Untuk Menjatuhkan Martabat Bangsa
- Zakat Fitrah: Hadiah Rosululloh Khusus Fakir Miskin
- Tradisi Sambung Roso OPSHID, Bagikan Parcel Idul Fithri Upaya Pangruwatan Rumah Syukur
- Sambut HUT Ke-13, PT Sehat Tentrem Jaya Lestari Salurkan Santunan dan Gelar Buka Bersama 500+ Pekerja
- Shiddiqiyyah Jelaskan Makna Lailatul Qodar dan Ketentuan 27 Syahru Romadlon
- Khamenei: Pemimpin Yang Memilih Syahid Daripada Tunduk Pada Zionis
- Mursyid Shiddiqiyyah Ungkap Peristiwa Besar dan Keistimewaan 17 Syahru Romadlon